Jumat, 21 Agustus 2009

Ramadhan 2009

Hfffth.Ya, Allah. Apa aku sanggup, dengan semua ini. Puasa tahun ini, tanpa Pak Uwo, sepi, rasanya. Apapun itu. Aku belum bisa menghapusnya. Terlalu dini. Pesimis, selalu saja jadi dilema besar, dalam hal ini. Tapi, secepat mungkin, aku HARUS bisa mengatasinya. Karena, hanya dengan memori yang tersimpan rapi, yang saat ini, masih ada.Ya, hanya dengan hal itu, aku dan beliau, akan terus menjalani kehidupan. Hanya dengan petuah2 darinya, aku akan dan terus tersenyum. Hm.... Semoga. Amien, ya Rabb.